iXZ5LucRXKUvehGMx7HNr7F2OUDV3eF73FJjIqjp

Pengertian Ascomycotina dan Ciri Cirinya

Pengertian Ascomycotina

Pengertian Ascomycotina – Halo pembaca setia blog Pintarkan! Pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan kepada kalian mengenai mata pelajaran biologi. Tentunya kalian sudah tidak asing lagi kan dengan jamur? Terdapat banyak sekali jenis jamur, dan yang sekarang akan kami bahas ini adalah mengenai jamur ascomycotina. Tahukah kalian apa pengertian ascomycotina? Pasti kalian masih banyak yang asing bukan? Kalau begitu silahkan simak penjelasan kami dibawah ini.

Pengertian Ascomycotina

Apa itu ascomycotina? Pengertian Ascomycotina adalah sebutan lain dari the sac fungi atau dalam bahasa indonesianya sering disebut jamur kantung. Ascomycotina merupakan salah satu phylum dari fungi monofiletik dalam artian jamur ini berasal dari nenek moyang yang sama dari semua jenis jamur yang telah diketahui. Ascomycotina berkembang biak menggunakan askus, askus adalah spora didalam sel atau kantung kecil. Tubuh ascomycotina terdiri dari dua jenis ada yang uniseluler dan ada juga yang multi seluler, jamur ini juga hidup sebagai parasit dan saprofit. Biasanya ascomycotina bersimbiosis dengan tumbuhan ganggang. Ascomycotina siklus hidupnya dimulai dari askospora yang kemudian tumbuh menjadi benang atau hifa yang bercabang. Kurang lebih seperti itulah singkatnya pengertian ascomycotina.

Salah satu dari ujung hifa kemudian akan berdiferensiasi menjadi askogonium. Biasanya, ukurannya akan lebih besar dari hifa biasa. Untuk ujung hifa yang lain, mereka akan terbentuk menjadi anteridium yang dimana askogonium dan anteridium ini letaknya berdekatan dan memiliki inti yang haploid. Di bagian askogonium terdapat trikogin yang berfungsi untuk menghubungkan anteridium dan askogonium. Nantinya, melalui trikogin inti dari anteredium akan pindah ke askogonium dan akan berpasangan dengan inti yang terdapat pada askogonium. Setelah proses tersebut, di askogonium akan tumbuh hifa askogonium. Inti-intinya membelah dengan cara mitosis dan tetap berpasangan. Hifa tersebut akan membentuk septa bercabang. Perlu kalian ketahui bahwa askogonium ini berinti banyak, namun pada ujungnya berinti 3. Pada bagian ujung inilah nanti akan tumbuh bakal askus.

BACA JUGA: Pengertian Saprofag dan Contohnya

Kemudian hifa askogonium akan berkembang yang dimana akan disertai juga dengan pertumbuhan miselium vegetatif. Dua inti yang terdapat pada bakal askus akan membentuk inti diploid lalu akan membelah secara meiosis yang nantinya akan menghasilkan askospora atau 8 spora askus. Apabila askospora sudah jatuh ke lingkungan, maka ia akan tumbuh menjadi hifa atau miselium baru. Ascomycotina bereproduksi secara aseksual dengan cara membentuk tunas dan juga spora aseksual. Tunas terbentuk pada jamur uniseluler sedangkan spora aseksual terbentuk pada jamur multiseluler. Spora aseksual terbentuk pada ujung hifa khusus yang disebut kondiofor, sedangkan sporanya disebut konidia. Itulah dia penjelasan lengkapnya mengenai pengertian ascomycotina, semoga kalian bisa memahaminya dengan mudah ya.

Ciri Ciri Ascomycotina

Setelah kalian memahami pengertian ascomycotina, sekarang kalian juga harus memahami apa saja ciri ciri ascomycotina. Berikut ini adalah ciri-cirinya:
  • Struktur tubuhnya ada yang uniseluler seperti Saccharomyces, multiseluler membentuk 
  • miselium soenositik seperti Penicillium, dan ada juga yang multiseluler membentuk badan buah seperti Nectria
  • Memiliki hifa yang bersekat dan berinti banyak.
  • Cara hidupnya ada yang saprofit, parasit, atau bersimbiosis.
  • Menghasilkan spora dalam askus (askospora). Setiap askus mengandung 8 spora.

Askus-askus tersebut berkumpul membentuk badan yang disebut askokarp Beberapa bentuk askus adalah sebagai berikut :

  • Askus tanpa askokarp, contoh: Saccharomyces dan Candida
  • Askus dengan askukarp berbentuk bola (kleistotesium), contoh: Penicillium
  • Askus dengan askokarp berbentuk botol berleher (peritesium), contoh: Neurospora Crassa
  • Askus dengan askokarp berbentuk mangkuk atau cawan (apotesium), contoh: Ascobolus
Kurang lebih seperti itulah ciri ciri ascomycotina yang perlu untuk kalian ketahui.

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami mengenai pengertian ascomycotina lengkap beserta dengan ciri cirinya. Semoga materi yang kami jelaskan ini cukup jelas dan bisa kalian pahami dengan mudah. Apabila kalian merasa masih ada yang belum dipahami, kalian bisa tanyakan dikolom komentar.

Baiklah, kami harap artikel kami kali ini bisa bermanfaat untuk kalian semua terutama membantu kalian dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah. Apabila kalian merasa artikel yang kami tulis ini bermanfaat, jangan lupa untuk membagikannya ke teman-teman atau keluarga kalian. Dengan begitu kalian sudah membuat kami lebih bersemangat lagi dalam menyajikan artikel yang berkualitas. Sekian dulu dari kami, sampai jumpa lagi dipostingan yang selanjutnya!
Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment