iXZ5LucRXKUvehGMx7HNr7F2OUDV3eF73FJjIqjp

Sejarah Tari Topeng Kelana Beserta Gerak dan Propertinya

Sejarah Tari Topeng Kelana

Sejarah Tari Topeng Kelana – Halo pembaca setia blog Pintarkan! Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai mata pelajaran Sejarah nih. Kalian pasti tahu kan kalau di Indonesia ini terdapat berbagai macam tarian, salah satu yang akan kami bahas adalah mengenai tari topeng kelana. Mungkin beberapa kalian masih ada yang belum pernah mendengar tarian ini, namun bukan berarti tidak ada yang tahu. Itulah yang menjadikan kami tertarik untuk membahas mengenai sejarah tari topeng kelana. Baiklah, kalau kalian sudah penasaran langsung saja kita mulai saja ke pembahasannya.

Sejarah Tari Topeng Kelana

Tari topeng kelana berasal dari Cirebon, pada beberapa acara biasanya tari topeng kelana ini ditampilkan bersamaan dengan tari topeng kencana wungu. Sejarah tari topeng kelana ini menceritakan tentang Prabu Minakjingga atau yang sering disebut Klana ini tergila-gila kepada Ratu Kencana Wungu yang sangat cantik sekali. Namun usaha Klana ini bisa dibilang tidak mendapatkan hasil yang memuaskan, sehingga dia menjadi marah dan membeberkan seluruh tabiat buruknya. Topeng yang digunakan pada tarian ini menyesuaikan dengan watak tokoh yang dimainkan. Karena ini tentang amarah Klana, maka sudah pasti warna yang pas adalah warna merah yang mewakilkan karakter kemarahan. Pada tari topeng kelana ini, Klana dilambangkan sebagai orang yang penuh amarah, serakah dan juga tidak bisa menahan hawa nafsunya karena di tarian ini jari jari selalu mengepal. Kurang lebih seperti itulah sejarah tari topeng kelana. Selanjutnya, kami akan membahas mengenai gerakannya.

BACA JUGA: Sejarah Reog Ponorogo Beserta Makna dan Propertinya

Gerakan Tari Topeng Kelana

Seperti yang sudah kami jelaskan di sejarah tari topeng kelana diatas, gerakan tari gopeng kelana ini menggambarkan seseorang yang marah, gagah, mabuk dan juga tertawa. Pada bagian akhir tarian ini, penari umumnya akan berkeliling kepada tamu atau penonton untuk meminta uang. Mereka menggunakan topengnya untuk menerima uang yang diberikan oleh penonton. Bagian ini bukan semata hanya meminta-minta saja, namun tentu saja memiliki makna yang tersirat. Ini menggambarkan bahwa meskipun Klana adalah seorang raja yang kaya raya, namun dia masih saja merasa tidak cukup dan tetap merampas harta sebanyak mungkin dari rakyat kecil.

Tari Topeng Kelana biasanya diiringi oleh irama gonjing kemudian dilanjutkan dengan Sarung Ilang. Untuk pola pangadegan tarinya bsia dibilang hampir mirip dengan tari topeng lainnya, yaitu terdiri dari bagian baksarai dan juga bagian ngedok. Kurang lebihnya seperti itulah gerakah tari topeng kelana yang bisa kami jelaskan

Properti Tari Topeng Kelana

Tentu saja terdapat berbagai macam properti ketika mementaskan tari topeng kelana dan sudah pasti bukan hanya ada topeng saja. Berikut ini adalah properti tari topeng kelana:
  • Panggung
  • Gong
  • Suling
  • Gamelan
  • Topeng
  • Selendang
Itulah dia beberapa properti tari topeng kelana yang umumnya ada pada setiap pementasan tarian tersebut.

Penutup

Demikianlah postingan kami kali ini mengenai sejarah tari topeng kelana lengkap beserta dengan gerakan dan propertinya. Semoga penjelasan dari kami ini bisa kalian pahami dengan mudah, dan bisa membantu kalian dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah. Apabila kalian merasa artikel kami ini bermanfaat dan membantu kalian, jangan lupa untuk membagikannya ke teman-teman sekolah kalian. Dengan begitu kalian sudah membantu kami, dan membuat kami lebih bersemangat lagi dalam menulis artikel pendidikan yang bermanfaat. Baiklah, sekian dari kami. Sampai jumpa lagi dipostingan yang selanjutnya!
Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment