U2FsdGVkX19yqg4zgujTU1FZc57GerP0WSIm+52ZEaSeqA8P7e4E+jXFAuaEXV5aRefvlQlygbeFp/0Gp5iVKg==
Sejarah Reog Ponorogo

Sejarah Reog Ponorogo – Halo pembaca setia Pintarkan semuanya! Setelah cukup lama tidak rutin membuat artikel, kami akan mulai membiasakan diri lagi untuk rutin menulis artikel yang bermanfaat kepada kalian semua. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan kepada kalian semua mengenai mata pelajaran sejarah nih.

Atau untuk lebih jelasnya, kami akan menjelaskan mengenai Sejarah Reog Ponorogo. Kita sebagai warga negara Indonesia sudah semestinya untuk mengetahui bagaimana sejarah dari berbagai macam kesenian yang ada di Indonesia. Oleh karena itulah kami tertarik untuk membahas materi ini kepada kalian semua. Baiklah, tanpa lama lagi langsung saja kita mulai ke pembahasannya.

BACA JUGA: Arti Tut Wuri Handayani dan Arti Lambang atau Logonya

Sejarah Reog Ponorogo

Gambar Reog Ponorogo
Gambar Reog Ponorogo

Bagi kalian yang belum mengetahui bagaimana sejarah tarian reog ponorogo, jadi Reog Ponorogo ini adalah tarian yang berasal dari Jawa Timur. Tarian ini diberi nama ponorogo karena berasal dari daerah Ponorogo di Jawa Timur.

Sejarah Reog Ponorogo ini dimulai sekitar tahun 1920-an. Namun taukah kalian kalau tarian reog ponorogo ini sangat erat sekali dengan hal-hal mistis. Karena tarian reog ponorogo ini menunjukan bagaimana keperkasaan si pembarong dalam mengangkat dadak merak yang beratnya kurang lebih sekitar 50 Kilogram. Hebatnya, pembarong mengangkat dadak merak ini dengan menggunakan gigitan dari giginya sepanjang pertunjukan ini berlangsung.

Oleh sebab itulah banyak yang bilang kalau kekuatan gaib sering dipakai pembarong untuk menambah kekuatan ekstra dalam mengangkat dadak merak ini, salah satunya adalah dengan cara memakai susuk di leher pembarong tersebut.

Untuk menjadi pembarong tentu saja tidak hanya mengandalkan tubuh yang kuat. Seorang pembarong pun harus dilengkapi dengan sesuatu yang disebut kalangan pembarong dengan wahyu yang diyakini oleh para pembarong sebagai sesuatu yang amat penting dalam hidup mereka. Tanpa diberkati wahyu maka tarian yang ditampilkan seorang pembarong tidak akan tampak luwes dan enak untuk ditonton. Nah, itulah dia kurang lebihnya mengenai sejarah reog ponorogo.

Makna Reog Ponorogo

Setelah membahas sejarah reog ponorogo, kami akan membahas juga mengenai maknanya. Makna reog ponorogo yang paling sering dibicarakan adalah mengenai pemberontakan yang dilakukan oleh Ki Ageng Kutu. Siapa itu Ki Ageng Kutu? Ki Ageng Kutu ini adalah seorang abdi kerajaan di masa Bhre Kertabumi pada abad ke-15. Tokoh tersebut memberontak terhadap pemerintahan raja karena banyak terjadi korupsi dan mendapatkan pengaruh buruk dari wanita China yang menjadi istri raja Majapahit.

Dalam masa pemberontakannya, dia meninggalkan kerajaan dan kemudian mendirikan sebuah perguruan bela diri. Karena menyadari bahwa pasukan yang dimiliki sangatlah sedikit untuk melawan pemerintahan, maka Dia berencana untuk membuat sebuah pertunjukan yang berisi sindiran kepada Raja Kertabumi beserta dengan pemerintahannya.

Didalam pertunjukan tersebut menampilkan topeng yang berbentuk kepala singa yang dikenal dengan sebutan “Singa Barong” yang merupakan raja hutan dan menjadi simbol Raja Kertabumi. Kemudian ada juga penari yang menunggang kuda-kuda dan disebut sebagai jathilan sebagai simbol pasukan kerajaan. Tak hanya itu saja, terdapat juga Warok yang menggunakan pakaian badut merah yang menjadi simbol Ki Ageng Kutu yang hanya seorang diri menghadapi banyaknya penari penunggang kuda.

Kepopuleran Reog yang digawangi oleh Ki Ageng Putu menyebabkan Raja Kertabumi murka dan menyerang perguruan miliknya. Pemberontakan ini dengan cepat mampu diatasi oleh sang raja karena perguruan dilarang untuk beroperasi kembali. Meski begitu, murid Ki Ageng Putu masih belum menyerah dan terus melanjutkannya secara diam-diam. Meski begitu, seni Reog masih tetap boleh dipertunjukkan karena kala itu menjadi pertunjukan populer di kalangan masyarakat dengan perubahan alur cerita. Bahkan kesenian tarian reog ponorogo masih bertahan hingga saat ini. Kurang lebih seperti itulah makna reog ponorogo.

Properti Tari Reog Ponorogo

Setelah membahas mengenai sejarah reog ponorogo dan juga maknanya, sekarang kami akan membahas mengenai apa saja properti tari reog ponorogo. Properti yang digunakan dalam tarian reog ponorogo ini diantaranya adalah:

  1. Properti yang digunakan oleh pembarong, seperti dadak merak, celana panjang hitam, baju kimplong
  2. Dadak merak adalah topeng kepala singa dengan hiasan burung merah dan bulunya di atas kepala singa yang tingginya 1 meter
  3. Properti yang digunakan oleh warok, seperti Celana kombor hitam, baju hitam tidak dikancingkan, Jarit latar ireng, Stagen, Epek timang, Kolor, Udeng , jinjen  dan tapak doro, debleng mondholan, Waktung, Keris, Hem putih lengan panjang, Jam kantong, Tongkat, dan Sandal
  4. Properti yang digunakan oleh jathilan, seperti kuda lumping yang terbuat dari kepang, Celana dingkikkan, Jarit parang barong, Boro-boro samir, Stagen, Epek timang, Sampur merah dan kuning, Hem putih lengan panjang, Kace, Gulon ter, Srempang, dan Binggel
  5. Properti yang digunakan oleh patih bujang ganong, seperti topeng berwarna merah, rompi berwarna merah juga, Celana dingkikkan, Embong gombyog, Stagen, Epek timang, Sampur merah dan kuning, Rompi merah garis hitam, dan Binggel
  6. Properti yang digunakan oleh prabu kelono sewandono, seperti Cinde Merah ( celana ), Jarit, Boro-boro,  samir, stagen, Epek timang, Sampur, Uncal, Kace, Kalung lur, Cakep, Klat,  bahu, Probo, Keris Blangkrak / Ladrang dan Binggel
Itulah dia macam macam properti tari reog ponorogo yang dapat kami sampaikan kepada kalian semua.

Penutup

Mungkin sekian dulu penjelasan kami mengenai sejarah reog ponorogo beserta dengan makna reog ponorogo dan juga properti tarian reog ponorogo. Semoga dengan adanya postingan kami kali ini dapat memberikan manfaat yang sangat besar kepada kalian semua.

Jangan lupa ya untuk membagikan artikel sejarah reog ponorogo ini kepada teman sekolah ataupun anggota keluarga kalian agar bisa lebih bermanfaat. Pesan dari kami, jangan pernah untuk melupakan sejarah Indonesia. Teruslah mencari Ilmu yang bermanfaat. Baiklah, sekian dulu postingan kami kali ini. Sampai jumpa dipostingan yang selanjutnya!
Loading...