U2FsdGVkX19yqg4zgujTU1FZc57GerP0WSIm+52ZEaSeqA8P7e4E+jXFAuaEXV5aRefvlQlygbeFp/0Gp5iVKg==
Pengertian Zina

Pengertian Zina – Halo pembaca setia Pintarkan! Pada postingan kali ini kami akan membahas mengenai mata pelajaran Agama Islam. Kalian pastinya sudah tau kan kalau perbuatan zina itu adalah perbuatan yang sangat dilarang sekali oleh Allah SWT? Namun apakah kalian tau apa pengertian zina tersebut? Kalau banyak dari kalian yang masih belum mengetahuinya maka ini adalah artikel yang tepat sekali untuk kalian baca. Yuk kita langsung mulai saja ke pembahasannya.

BACA JUGA: Pengertian Puasa Nazar: Niat, Hukum, dan Hari Dilarang


Pengertian Zina  

Apa itu Zina? Zina adalah perbuatan berhubungan badan atau bersetubuh yang dilakukan oleh pasangan yang tidak terikat dalam hubungan pernikahan yang sah. Perbuatan ini tentu saja termasuk perbuatan yang dilarang oleh Agama dan termasuk kedalam golongan dosa besar. Itulah dia pengertian zina.

Taukah kalian bahwa zina juga terdiri dari dua kategori. Kedua kategori zina tersebut diantaranya adalah Zina Muhshan dan juga Zhina Gairu Muhshan. Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai dua kategori zina tersebut silahkan baca pembahasan kami dibawah ini.

Kategori Zina

1. Zina Muhshan

Pengertian zina muhshan adalah zina yang dilakukan oleh seorang laki-laki atau perempuan yang sudah pernah menikah. Hukuman yang diberlakukan apabila seseorang melakukan zina muhshan adalah harus dirajam sampai mati, dan itu harus terdapat saksi yang berjumlah empat orang. Itulah dia pengertian zina muhshan.

2. Zina Ghairu Muhshan

Pengertian zina ghairu muhshan adalah zina yang dilakukan seorang laki-laki atau perempuan yang belum pernah menikah atau masih perjaka dan juga masih gadis. Itulah dia pengertian zina ghairu muhshan.


Macam Macam Zina

Sekarang kita akan lanjut ke pembahasan yang selanjutnya mengenai macam macam zina. Jadi, zina itu ada dua macam yang diantarnya adalah zina al-lamam dan juga zina luar al-lamam (Zina yang sebenarnya). Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai macam macam zina silahkan baca dibawah ini.

1. Zina al-lamam

  • Zina Ain atau zina mata adalah zina memandang lawan jenis dengan menimbulkan perasaan senang.
  • Zina Lisan atau zina ucapan adalah zina membincangkan lawan jenis dengan menimbulkan perasaan senang kepadanya.
  • Zina Qolbi atau zina hati adalah zina memikirkan atau menghayalkan lawan jenis dengan menimbulkan perasaan senang kepadanya.
  • Zina Yadin atau zina tangan adalah zina memegang tubuh lawan jenis dengan menimbulkan perasaan senang kepadanya.

2. Zina luar al-lamam

Zina luar al-lamam ini adalah zina yang sebenarnya, yang dimana terdiri dari zina muhshan dan juga zina ghairu muhshan yang sudah kami jelaskan diatas pada poin kategori zina.

Kurang lebih seperti itulah macam macam zina. Selanjutnya kami akan menjelaskan mengenai contoh perbuatan zina agar kalian bisa semakin paham dan juga bisa menghindarinya.


Contoh Perbuatan Zina

  • Melakukan hubungan seks atau bersetubuh diluar pernikahan yang sah.
  • Memandang seseorang hingga timbul perasaan nafsu atau syahwat.
  • Bersentuhan atau berpegangan tangan dengan yang bukan muhrim.
  • Menampakkan perhiasan dan segala yang mengundang syahwat laki-laki.
  • Melangkahkan kaki ke tempat maksiat.
Itulah dia beberapa contoh perbuatan zina yang dapat kami berikan kepada kalian semua. Selanjutnya kami akan memberikan kepada kalian beberapa dalil zina dan juga hadits tentang zina.


Dalil Zina

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
Arab-Latin: wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā`a sabīlā 
Terjemahan Arti: Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.
Q.S Al-Isra Ayat 32


وَالَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهَا مِنْ رُوحِنَا وَجَعَلْنَاهَا وَابْنَهَا آيَةً لِلْعَالَمِينَ
Arab-Latin: wallatī aḥṣanat farjahā fa nafakhnā fīhā mir rụḥinā wa ja'alnāhā wabnahā āyatal lil-'ālamīn
Terjemahan Arti: Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.
Q.S Al-Anbiya Ayat 91

Itulah dia beberapa dalil zina. Selanjutnya kami akan memberikan beberapa hadits tentang zina. Silahkan dibaca.


Hadits Tentang Zina


Hadits 1

Dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

إن من أشراط الساعة : أن يرفع العلم ويثبت الجهل ، ويشرب الخمر ، ويظهر الزنا

“Tanda-tanda datangnya kiamat diantaranya: Ilmu agama mulai hilang, dan kebodohan terhadap agama merajalela, banyak orang minum khamr, dan banyak orang yang berzina terang-terangan” (HR. Bukhari no.80).

Hadits 2

Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ان رجلا من أسلم ، جاء النبي صلى الله عليه وسلم فاعترف بالزنا ، فأعرض عنه النبي صلى الله عليه وسلم حتى شهد على نفسه أربع مرات ، قال له النبي صلى الله عليه وسلم : ( أبك جنون) . قال : لا ، قال : ( آحصنت ) . قال : نعم ، فأمر به فرجم بالمصلى ، فلما أذلقته الحجارة فر ، فأدرك فرجم حتى مات . فقال له النبي صلى الله عليه وسلم خيرا ، وصلى عليه

“Ada seorang lelaki, yang sudah masuk Islam, datang kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengakui dirinya berbuat zina. Nabi berpaling darinya hingga lelaki tersebut mengaku sampai 4 kali. Kemudian beliau bertanya: ‘Apakah engkau gila?’. Ia menjawab: ‘Tidak’. Kemudian beliau bertanya lagi: ‘Apakah engkau pernah menikah?’. Ia menjawab: ‘Ya’. Kemudian beliau memerintah agar lelaki tersebut dirajam di lapangan. Ketika batu dilemparkan kepadanya, ia pun lari. Ia dikejar dan terus dirajam hingga mati. Kemudian Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengatakan hal yang baik tentangnya. Kemudian menshalatinya” (HR. Bukhari no. 6820).

Hadits 3

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, ia berkata:

 الإيمان نزه فمن زنا فارقه الإيمان ، فمن لام نفسه وراجع راجعه الإيمان

“‘Iman itu suci. Orang yang berzina, iman meninggalkannya. Jika ia menyesal dan bertaubat, imannya kembali‘” (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Syu’abul Iman, di-shahihkan Al Albani dalam Takhrij Al Iman, 16)

Hadits 4

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

لا يحل دم امرئ مسلم ، يشهد أن لا إله إلا الله وأني رسول الله ، إلا بإحدى ثلاث : النفس بالنفس ، والثيب الزاني ، والمفارق لدينه التارك للجماعة

“Seorang muslim yang bersyahadat tidak halal dibunuh, kecuali tiga jenis orang: ‘Pembunuh, orang yang sudah menikah lalu berzina, dan orang yang keluar dari Islam‘” (HR. Bukhari no. 6378, Muslim no. 1676).

Hadits 5

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ثَـلَاثَةٌ لَا يُـكَـلّـِمُـهُمُ اللّٰـهُ يَوْمَ الْقِـيَـامَـةِ وَلَا يُـزَكّـِيْهِمْ (وَلَا يَـنْـظُـرُ إِلَيْهِمْ) وَلَـهُمْ عَـذَابٌ أَلِـيْمٌ: شَيْخٌ زَانٍ، وَمَـلِـكٌ كَـذَّابٌ ، وَعَائِـلٌ مُسْتَـكْبِـرٌ

“Ada tiga golongan yang pada hari kiamat kelak, yang Allah tidak akan berbicara kepada mereka, tidak akan mensucikan mereka (tidak akan memandang mereka), dan mereka mendapatkan siksa yang pedih. Yaitu orang tua yang berzina, raja (penguasa) yang pendusta, dan orang miskin yang sombong” (HR. Muslim no.107).


Itulah dia beberapa hadits tentang zina yang dapat kami sampaikan kepada kalian semua pembaca setia pintarkan.

Penutup

Tidak terasa kita sudah sampai pada akhir dari artikel kami kali ini mengenai pengertian zina lengkap beserta kategori, macam macam, dalil, dan juga hadits nya. Bagaimana nih, setelah membaca artikel kami kali ini kalian pasti sudah paham kan bahwa kalian semua diharuskan untuk menghindari perbuatan zina? Semoga kalian semua selalu berada dijalan Allah ya!

Baiklah terima kasih sudah membaca postingan kami kali ini, jangan lupa untuk bagikkan artikel ini kepada teman-teman kalian semua agar bisa lebih bermanfaat. Tunggu postingan kami yang selanjutnya ya, dan jangan pernah menyerah dalam menuntut ilmu!
Loading...