U2FsdGVkX19yqg4zgujTU1FZc57GerP0WSIm+52ZEaSeqA8P7e4E+jXFAuaEXV5aRefvlQlygbeFp/0Gp5iVKg==
Pengertian Paradigma

Pengertian Paradigma –  Halo pembaca setia Pintarkan semuanya, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai mata pelajaran Bahasa Indonesia nih. Kalian pasti sudah sering sekali bukan mendengar kata Paradigma? Namun taukah kalian arti dari kata tersebut? Kami yakin pasti masih banyak sekali diantara kalian yang belum memahami apa arti paradigma. Oleh karena itu kami tertarik untuk menjelaskannya dipostingan kami kali ini. Baiklah, tanpa banyak basa-basi lagi langsung saja kita mulai ke pembahasannya.

BACA JUGA: Pengertian Kata Ulang dan Contohnya



Pengertian Paradigma

Pengertian paradigma lebih sering diartikan sebagai perubahan penting yang terjadi ketika cara berpikir yang biasa tentang atau melakukan sesuatu diganti dengan cara yang baru dan berbeda. Pengertian tersebut adalah pernyataan dari Thomas Kuhn.
Tak hanya itu saja, Paradigma juga dapat diartikan sebagai seperangkat asumsi, konsep, nilai, dan juga praktik yang di terapkan dalam memandang realitas dalam sebuah komunitas yang sama, khususnya dalam disiplin intelektual. Kurang lebih seperti itulah pengertian paradigma. Paradigma juga memiliki beberapa sinonim. Sinonim Paradigma diantaranya adalah arketipe, ideal, model, patron, dan juga pola. Kurang lebih seperti itulah pengertian paradigma secara garis besarnya.

Pengertian Paradigma Menurut Para Ahli

Menurut George Ritzer

Pandangan mendasar ilmuwan tentang apa materi pelajaran harus dipelajari oleh cabang atau disiplin, dan apa aturan yang harus diikuti dalam menafsirkan informasi yang akan dikumpulkan informasi yang dikumpulkan dalam menanggapi isu-isu ini.

Menurut Biklen

Paradigma adalah kumpulan longgar sejumlah asumsi, konsep, atau proposisi logis terkait, yang mengarahkan cara berpikir dan penelitian.

Menurut Bogdan

Menyatakan bahwa paradigma adalah kumpulan longgar sejumlah asumsi, konsep, atau proposisi logis terkait, yang mengarahkan cara berpikir dan penelitian.

Menurut Emzir

Asumsi psikologis tentang pembentukan tuntutan pengetahuan (klaim pengetahuan), prosedur umum penyelidikan (strategi penyidikan) dan prosedur jaringan dan analisis data dan pelaporan (metode penelitian).

Menurut Harmon

Paradigma adalah cara mendasar untuk memahami, berpikir, menilai dan melakukan yang berkaitan dengan sesuatu yang khusus tentang realitas.


Pengertian Paradigma Pembangunan

Paradigma pembangunan adalah cara berpikir, pola berpikir, atau kerangka berpikir dalam melakukan suatu proses pembangunan yang meliputi kerangka dari aspek sosial, aspek politik, aspek ekonomi, aspek pertahanan, aspek infrastruktur, aspek pendidikan, aspek teknologi, aspek budaya dan lain sebagainya.

Pengertian Paradigma Penelitian

Paradigma penelitian adalah kerangka berpikir yang menjelaskan bagaimana cara pandang peneliti terhadap fakta kehidupan sosial dan perlakuan peneliti terhadap ilmu atau teori. Paradigma penelitian juga berisikan tentang bagaimana peneliti memahami suatu masalah, dan juga kriteria pengujian sebagai dasar untuk menjawab suatu masalah dalam penelitian.

Pengertian Paradigma Pancasila

Paradigma Pancasila sebagai pembangunan adalah sistem nilai acuan, kerangka-acuan berpikir, pola-acuan berpikir atau sistem nilai yang dijadikan sebagai kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus sebagai kerangka dalam menentukan arahatau tujuan bagi yang menyandangnya.


Macam Macam Paradigma

Setelah membahas mengenai berbagai macam pengertian paradigma tentunya kalian sudah semakin memahami maksud dari kata tersebut bukan? Oleh karena itu kita akan melanjutkan pembahasan kita yang selanjutnya yaitu mengenai macam macam paradigma.

1. Paradigma Positivisme

Paradigma positivisme memiliki arti untuk menggambarkan tata aturan kalimat, bahasa, dan pengertian bersama dan diukur berdasarkan kebenaran dan ketidakbenarannya terhadap sintaksis dan juga semantik.Tak hanya itu saja, pandangan positivisme juga berarti bahwa media adalah saluran pertukaran pesan atau sebagai sarana saja sedangkan berita adalah cerminan dan refleksi dari kenyataan.

2. Paradigma Konstruktivisme

Paradigma konstruktivisme memiliki arti bahwa pengetahuan individu dipandang sebagai suatu gambaran yang dibentuk dari realitas objek yang terdapat dalam dirinya sendiri.

3. Paradigma Kritis

Paradigma kritis memiliki arti bahwa realitas yang kita lihat adalah realitas semu, realitas yang telah terbentuk dan juga dipengaruhi oleh kekuatan sosial, politik, budaya, ekonomi, etnik, nilai gender, dan sebagainya, serta telah terkristalisasi dalam jangka waktu yang panjang.


Penutup

Seperti itulah pembahasan kami mengenai materi pengertian paradigma beserta dengan pengertian menurut para ahli dan juga macam macam paradigma. Semoga artikel kami kali ini bisa mencerahkan kalian semua dan juga bisa bermanfaat.

Jangan lupa untuk bagikan artikel ini kepada teman atau keluarga kalian semua agar bisa lebih bermenfaat. Teruslah berbagi kebaikan, karena itu adalah perbuatan yang sangat mulia. Teruslah menuntut ilmu dan sampai jumpa dipostingan kami yang selanjutnya!
Loading...