U2FsdGVkX19yqg4zgujTU1FZc57GerP0WSIm+52ZEaSeqA8P7e4E+jXFAuaEXV5aRefvlQlygbeFp/0Gp5iVKg==
Pengertian Jaringan Tumbuhan

Pengertian Jaringan Tumbuhan – Halo teman-teman Pintarkan! Kali ini kami akan melakukan pembahasan secara lengkap mengenai mata pelajaran biologi, khususnya tentang jaringan tumbuhan. Jaringan dipelajari secara spesifik dalam cabang biologi yaitu histologi, dan juga terdapat cabang yang mempelajari perubahan bentuk dan fungsi jaringan yang berhubungan dengan penyakit yaitu hispatologi. Namun pada pembahasan kali ini kita akan memaparkan secara lengkap mengenai pengertian jaringan tumbuhan, macam-macam jaringan tumbuhan, struktur jaringan tumbuhan, fungsi jaringan tumbuhan, dan ciri-ciri jaringan tumbuhan beserta gambarnya.

BACA JUGA: Perbedaan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna Beserta Contohnya

Pengertian Jaringan Tumbuhan

Tumbuhan tersusun atas sekumpulan sel yang merupakan awal dari pembentukan jaringan. Jadi, pengertian jaringan tumbuhan adalah sekelompok sel yang memiliki bentuk, struktur, fungsi & asal yang sama, juga memiliki kemampuan titopotensial yang berbeda dengan jaringan hewan. Semua jaringan tumbuhan akan membelah dan terdiferensiasi atau terjadi spesialisasi untuk membentuk berbagai jenis jaringan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Kurang lebih seperti itulah pengertian jaringan tumbuhan.

Struktur dan Fungsi Jaringan Pada Tumbuhan

Tumbuhan tersusun dari beberapa jenis jaringan permanen/dewasa. Berikut merupakan macam macam jaringan tumbuhan beserta pengerti Secara umum macam macam jaringan tumbuhan dibagi menjadi 2 yaitu jaringan meristem dan jaringan parenkim, struktur, fungsi, dan ciri-ciri tumbuhan secara lengkap.

Jaringan Meristem

Jaringan meristem adalah jaringan muda yang tersusun atas sel-sel yang aktif membelah, selain itu jaringan ini dapat meregang, membesar dan berdiferensiasi menjadi jaringan lain saat dewasa. Jaringan meristem terletak pada ujung akar dan ujung batang. Sel-sel pada jaringan meristem akan melakukan pembelahan dan menghasilkan sel baru yang akan tetap berada dalam meristem, sel ini disebut dengan sel inisial atau permulaan. Selanjutnya dari sel-sel baru tersebut akan digantikan kedudukannya oleh sel meristem yang disebut dengan derivatif atau turunan.

Ciri-Ciri Jaringan Meristem


  • Memiliki sel yang berukuran kecil
  • Terdiri atas sel-sel muda dalam tahap pembelahan dan pertumbuhan
  • Memiliki dinding sel yang tipis
  • Memiliki ukuran nukleus yang relatif besar
  • Memiliki vakuola berukuran kecil
  • Terdapat kandungan sitoplasma yang besar
  • Memiliki bentuk sel kubus


Macam Macam Jaringan Meristem

Berdasarkan asal usulnya, jaringan meristem dibagi menjadi tiga kelompok yaitu promeristem, jaringan meristem primer, dan jaringan meristem sekunder. Berikut merupakan penjelasan dari masing-masing kelompok.


  1. Promeristem, merupakan jaringan meristem yang sudah dimiliki tumbuhan sejak tingkat embrio.
  2. Jaringan meristem primer, merupakan jaringan meristem yang terdapat pada bagian tunas dan akar.
  3. Jaringan meristem sekunder, merupakan jaringan meristem yang menjadi sebab dari batang dan akar dapat membesar ke arah samping.


Berdasarkan letak dan posisinya pada tumbuhan, jaringan meristem dapat dibagi menjadi tiga kelompok yaitu meristem apikal, meristem interkalar, dan meristem lateral. Berikut pengertian lengkap dari setiap kelompok.

  1. Meristem apikal atau ujung, merupakan jaringan meristem yang menyebabkan pertumbuhan tunas, batang, dan akar. Jaringan ini terletak pada ujung batang dan ujung akar.
  2. Meristem interkalar atau ruas, merupakan jaringan meristem yang menyebabkan ruas-ruas batang dapat bertambah panjang dan terletak di antara ruas-ruas batang.
  3. Meristem lateral atau samping, merupakan jaringan meristem yang menybabkan batang bertambah lebar dan letaknya di kambium.


Jaringan Permanen/Dewasa

Pengertian jaringan permanen atau jaringan dewasa yaitu jaringan yang telah mengalami diferensiasi dan menjadi jaringan yang tidak mengalami pembelahan lagi atau sudah tidak aktif. Jaringan dewasa memiliki ciri-ciri seperti sel yang telah mengalami penebalan dinding sesuai fungsinya dan ukuran yang lebih besar dari jaringan meristem.

Dilihat dari fungsinya, jaringan dewasa dikelompokkan menjadi beberapa jenis diantaranya jaringan pelindung, jaringan parenkim, jaringan penguat, jaringan pengangkut dan jaringan gabus. Berikut merupakan pengertian macam-macam jaringan permanen atau dewasa.

Jaringan Pelindung/Epidermis

Jaringan pelindung merupakan pelindung jaringan lainnya yang ada di dalam organ tumbuhan seperti bunga, biji, daun, batang, dan akar. Jaringan dengan bentuk sel pipih dan rapat ini dilapisi oleh kutikula/lilin. Jaringan ini sering mengalami modifikasi seperti pada akar, dimana epidermis akan membentuk tonjolan kluar dan menjadi rambut akar. Selain itu epidermis membentuk trikoma dan membentuk stomata atau mulut daun pada permukaan bawah daun.

Fungsi Jaringan Epidermis


  • Menutup permukaan organ tumbuhan
  • Melindungi jaringan dalam organ tumbuhan
  • Membatasi penguapan
  • Menyerap dan menyimpan persediaan air

Ciri-Ciri Jaringan Epidermis


  • Memiliki protoplasma hidup dengan kandungan kristal silikat, kristal garam, minyak dan getah
  • Memiliki beragam dinding sel dengan bergantung posisi dan jenis tumbuhan
  • Tidak memiliki kloroplas, kecuali pada sel penutup, hidrofit dan tumbuhan yang berada dibawah naungan
  • Terdapat modifikasi dengan membentuk derivat jaringan epidermis seperti vilamen, trikomata (rambut), stomata, spina (duri), sel kersik (sel silika) dan sel kipas
  • Memiliki susunan sel yang rapat tanpa ada ruang antarsel

Jaringan Parenkim

Jaringan parenkim merupakan penyusun dari sebagian besar organ yang ada di tumbuhan, sehingga jaringan ini dapat ditemukan hampir diseluruh bagian tumbuhan. Jaringan ini bertugas untuk mengisi seluruh bagian tumbuhan khususnya pengisi antar jaringan-jaringan lainnya dan bentuk dinding selnya tipis serta terdapat ruang antar selnya. Terdapat jaringan parenkim yang mengandung kloroplas yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan.

Fungsi Jaringan Parenkim


  • Menjadi tempat penyimpanan cadangan makanan
  • Menjadi tempat terjadinya fotosintetis
  • Menyusun sebagian besar organ tumbuhan
  • Menjadi jaringan penyokong


Ciri-Ciri Jaringan Parenkim


  • Terdapat banyak vakuola
  • Sel berbentuk segi enam
  • Inti sel terletak mendekati dasar sel
  • Memiliki ruang antarsel
  • Terbentuk atas sel-sel yang berukuran besar dan berdinding tipis
  • Dapat bersifat meristematik dan embrional


Jaringan Penguat/Penyokong

Jaringan penyokong adalah jaringan yang memberikan kekuatan bagi tumbuhan agar dapat berdiri tegak. Fungsi utama jaringan ini yaitu untuk memperkokoh tumbuhan. Ciri-ciri utamanya yaitu mempunyai dinding tebal dan akan berhenti membelah saat sudah berusia dewasa. Terdapat dua jenis jaringan penyokong yaitu jaringan kolenkim dan sklerenkim, berikut penjelasannya.

  • Jaringan kolenkim merupakan jaringan penyokong pada organ tanaman herba atau tumbuhan muda. Fungsi jaringan ini untuk memperkuat jaringan parenkim, melindungi berkas pengangkut, dan memperkokoh bentuk tumbuhan.
  • Jaringan sklerenkim merupakan penguat diri dari sel-sel yang telah mati dan memiliki dinding sel yang tebal juga kuat akibat kandungan lignin. Fungsi utama jaringan ini yaitu melindungi sel bagian dalam, sebagai penguat dan alat pertahanan terhadap tekanan dari luar.


Jaringan Pengangkut

Jaringan pengangkut bertanggung jawab atas pengangkutan zat pada tumbuhan. Fungsi jaringan pengangkut yaitu untuk mengangkut zat-zat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tumbuhan. Terdapat dua jenis jaringan pengangkut yaitu xilem dan floem, berikut penjelasannya.


  • Xilem adalah penyalur air dan mineral dari akar menuju ke daun dan seluruh bagian tubuh tumbuhan. Pengangkut zat makanan ini tersusun oleh unsur trakeal, serabut xilem, dan parenkim xilem.
  • Floem merupakan pengangkut zat makanan dari fotosintetis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan. Pengangkut ini tersusun dari bulu tapis, serabut floem, sel pengiring, dan parenkim floem.


Jaringan Gabus/Peridem

Jaringan gabus tersusun dari sel-sel gabus yang berbentuk memanjang dan terdapat di permukaan luar batang. Fungsi utama dari jaringan ini yaitu untuk melindungi jaringan tumbuhan lain agar tidak kekurangan air dengan mengandalkan sifatnya yang kedap air, hal tersebut terjadi karena terdapat zat suberin/gabus.Jaringan gabus terdapat dua bagian yaitu felem dan feloderm. Felem merupakan jaringan gabus yang dibentuk oleh kambium gabus ke arah luar dan oleh sel-sel matinya. Feloderm merupakan jaringan gabus yang dibentuk oleh kambium gabus ke arah dalam dan oleh sel-sel hidupnya yang menyerupai parenkim.

Ciri-Ciri Jaringan Gabus


  • Disusun oleh sel-sel parenkim gabus
  • Berupa sel mati dan juga kosong
  • Berdinding gabus dan memiliki bentuk memanjang


Demikian pemaparan mengenai jaringan-jaringan pada tumbuhan meliputi pengertian jaringan tumbuhan, macam macam jaringan tumbuhan, struktur jaringan tumbuhan, fungsi jaringan tumbuhan, dan ciri ciri jaringan tumbuhan secara lengkap. Semoga artikel ini dapat bermanfaat sebagai referensi kalian dalam belajar dan jangan lupa dukung terus Pintarkan dengan menyebarkan artikel ini ke semua orang. Tetap semangat untuk belajar, sampai jumpa di artikel yang lain dan budayakanlah literasi!
Loading...