U2FsdGVkX19yqg4zgujTU1FZc57GerP0WSIm+52ZEaSeqA8P7e4E+jXFAuaEXV5aRefvlQlygbeFp/0Gp5iVKg==
Perbedaan Monokotil dan Dikotil

Perbedaan Monokotil dan Dikotil – Halo teman-teman Pintarkan! Pada artikel kali ini, kami akan memaparkan sebuah topik yang menarik untuk teman-teman semua mengenai Biologi, khususnya tentang perbedaan monokotil dan dikotil secara lengkap. Mulai dari perbedaan monokotil dan dikotil pada akar, batang, daun, bunga, dan yang lainnya beserta contoh dan gambar.

Tumbuhan merupakan salah satu klasifikasi makhluk hidup yang berdampingan dengan manusia. tumbuhan memiliki sifat stasioner atau tidak bisa berpindah atas kehendak sendiri, meskipun beberapa spesies memiliki sifat motil (mampu berpindah). Akibat sifatnya yang pasif, tumbuhan harus beradaptasi terhadap perubahan lingkungan dan gangguan yang diterimanya. Berdasarkan jumlah keping bijinya, tumbuhan dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu Dikotil dan Monokotil.

BACA JUGA: Pengertian Dekomposer dan Detritivor Beserta Contohnya


Pengertian Monokotil

Tumbuhan Monokotil adalah tumbuhan yang bagian bijinya tunggal atau tak berkeping. Karakter yang paling umum dari tanaman berkeping tunggal ini antara lain daun lembaga, bagian tulang daunnya sejajar dan cenderung berbentuk layaknya pita, daun yang berselang seling, akar berbentuk serabut, dan masih banyak lagi. Nah itulah dia pengertian monokotil


Pengertian Dikotil

Tumbuhan Dikotil adalah tumbuhan yang memiliki dua keping biji dimana setiap tahap perkecambahan keping bijinya akan membelah menjadi dua kotiledon dan dapat mengalami pertumbuhan eksogen, seperti penebalan kambium pada batang. Kurang lebih seperti itulah pengertian dikotil.

Tumbuhan monokotil dan dikotil memiliki perbedaan lainnya, tidak hanya pada jumlah keping bijinya saja. Berikut merupakan penjelasan dari perbedaan monokotil dan dikotil yang akan kami bahas secara lengkap kepada kalian semua.


Perbedaan Monokotil dan Dikotil


Perbedaan Monokotil dan Dikotil Pada Biji

Perbedaan yang paling utama dapat dilihat pada jumlah keping biji atau kotiledonnya. Tumbuhan yang memiliki keping biji tunggal atau monokotil tidak akan mengalami pembelahan saat berkecambah, contohnya tumbuhan jagung, padi, dan kelapa. Tumbuhan dengan dua keping biji atau dikotil akan membelah menjadi dua saat perkecambahan, contohnya terdapat pada biji kacang-kacangan, kakao, dan jambu. Kurang lebih seperti itulah perbedaan biji pada monokotil dan dikotil.

Perbedaan Monokotil dan Dikotil Pada Akar

Struktur akar masing-masing tumbuhan monokotil dan dikotil memiliki perbedaan yang dapat diidentifikasi. Sehingga bisa dibilang cukup mudah sekali mengamati perbedaan monokotil dan dikotil pada akar. Tumbuhan monokotil pada umumnya memiliki bentuk akar serabut yang berukuran kecil dan tipis. Sedangkan tumbuhan dikotil memiliki sistem akar tunggang yang bercabang dan kuat. Selain pada bentuknya, akar tumbuhan monokotil memiliki tudung akar atau kaliptrogen, tidak seperti akar tumbuhan dikotil pada umumnya.

Perbedaan Monokotil dan Dikotil Pada Batang

Selanjutnya kami akan membahas perbedaan batang monokotil dan dikotil. Batang tumbuhan dikotil pada umumnya bercabang dan memiliki kambium pada perbatasan Xilem & floem, sehingga terjadinya pertumbuhan sekunder. Sementara, batang tumbuhan monokotil umumnya tidak bercabang melainkan tumbuh meninggi dan tidak memiliki kambium.

Perbedaan Monokotil dan Dikotil Pada Daun

Bentuk daun dan tulang daun antara tumbuhan monokotil dan dikotil juga memiliki perbedaan. Daun tumbuhan monokotil memiliki bentuk memanjang dangan tulang daun sejajar pada umumnya. Sementara daun tumbuhan dikotil berbentuk melebar dengan bentuk tulang daun menyirip atau menjari. Itulah dia perbedaan monokotil dan dikotil pada daun.

Perbedaan Monokotil dan Dikotil Pada Bunga

Yang selanjutnya, kita dapat melihat perbedaan monokotil dan dikotil pada bunganya. Pada tumbuhan monokotil terdapat kelopak berjumlah 3 buah atau kelipatannya. Sedangkan jumlah bunga pada tumbuhan dikotil umumnya, memiliki kelopak berjumlah 2, 4, 5 atau kelipatannya.

Perbedaan Monokotil dan Dikotil Pada Berkas Pengangkut

Perbedaan selanjutnya terletak pada berkas pengangkut. Pada umumnya, tumbuhan monokotil memiliki berkas pengangkut yang tersebar baik pada pembuluh tapis maupun pada pembuluh kayunya. Sedangkan, berkas pengangkut pada tumbuhan dikotil, umumnya tersusun secara teratur.

Perbedaan Monokotil dan Dikotil Pada Famili

Perbedaan tumbuhan monokotil dan dikotil selanjutnya ada dalam hal klasifikasi. Berikut adalah perbedaan monokotil dan dikotil pada familinya.

Monokotil

Graminae (Rumut-rumputan): Jagung, padi
Palmae (Pinang-pinangan): Kelapa, sagu, pinang
Musaceae (Pisang-pisangan): Pisang raja, pisang ambon
Orchidaceae (Anggrek-angrekan): Anggrek, vanili
Zingiberaceae (Jahe-jahean): Jahe, kunyit

Dikotil

Euphorbiaceae (Jarak-jarakan): Karet, ubi, jarak, singkong
Leguminoceae (Polong-polongan): Kacang, pete, kedelai
Solanaceae (Terung-terungan): Terong, tomat, cabe
Myrtaceae (Jambu-jambuan): Jambu air, jambu biji
Compositae (Komposite): Bunga matahari


Contoh Tumbuhan Monokotil dan Dikotil

Berikut ini merupakan contoh tumbuhan monokotil dan dikotil yang dapat kami sampaikan kepada kalian semua. Silahkan dibaca baik-baik ya.

Contoh Tumbuhan Monokotil

Bawang putih (Allium sativum)
Bawang merah (Allium cepa)
Sawo (Menikara kavki)
Vanili (Vannili planifolia
Eceng gondok (Eichornia crassipes)
Lengkuas (Alpinia galangal)
Bambu (Bambusa sp.)
Padi (Oryza sativa)
Jagung (Zea mays)
Salak (Sallaca edulis)
Jahe (Zingiber officinale)
Tebu (Sacarum officinale)
Aren (Arenga pinnata)
Kunyit (Curcuma domestica)
Melon (Cucumis melon)
Naga (Hylocerus undatus)
Sagu (Metrotylon sagoo)
Pisang (Musa paradisiaca)
Iris (Iridaceae)
Alang-alang (Imperaa cylindrical)

Contoh Tumbuhan Dikotil

Bayam (Amarantus hibridus)
Bugenvil (Bougainvillea glabra)
Albisia (Albizia sp.)
Asem (Tamarindus indica)
Buncis (Phaselous granatum)
Jeruk Bali (Citrus maxima)
Delima (Punica  granatum)
Beringin (Ficus benjamina)
Blimbing wuluh (Averrhoa blimbi)
Bunga pukul empat (Mirabilis jalapa)
Ceremai (Phyllanthus acidus)
Tembakau (Nicotina tabacum)
Flamboyan (Delonix regia)
Limau (Citrus)
Ercis (Punica granatum)
Cabai Merah (Capsicum annum)
Jambu Batu (Psidium guajava)
Tomat (Solanum lycopersicum)
Karet (Gossypium sp.)
Akasia Australia (Acasia auriformis)


Penutup

Setelah pemaparan yang sudah kalian baca diatas mengenai Perbedaan Monokotil dan Dikotil pada akar, batang, daun, hingga berkas pengangkutnya, tentunya kalian sudah semakin paham kan? Tentunya kami sangat berharap dengan adanya artikel perbandingan tumbuhan monokotil dan dikotil ini dapat bermanfaat bagi kalian baik dalam pelajaran, tugas, atau pun sebagai pembelajaran.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini, agar dapat bermanfaat juga bagi orang lain. Tetap semangat untuk mengejar ilmu dan dukung terus Pintarkan untuk berkarya & membantu kalian dalam belajar. Sampai jumpa di artikel yang lain dan jangan lupa budayakan literasi.
Loading...