U2FsdGVkX19yqg4zgujTU1FZc57GerP0WSIm+52ZEaSeqA8P7e4E+jXFAuaEXV5aRefvlQlygbeFp/0Gp5iVKg==
Pengertian Puasa Nazar

Pengertian Puasa Nazar – Halo pembaca setia Pintarkan semuanya! Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai mata pelajaran Agama Islam nih. Kami yakin masih banyak sekali diantara kalian yang masih belum memahami atau bahkan belum tau sama sekali mengenai pengertian puasa nazar.

Oleh karena itu kami tertarik untuk membahasnya secara lengkap dimulai dari pengertian, niat, hukum, hari dilarang dan juga yang lainnya. Kami usahakan untuk membahasnya selengkap dan sejelas mungkin agar kalian semua tidak kebingungan. Baiklah tanpa basa-basi lagi, yuk kita mulai saja dimulai dari pengertian puasa nazar.

BACA JUGA: Pengertian Mahram: Macam Macam dan Contohnya


Pengertian Puasa Nazar

Mungkin sebagian diantara kalian sudah mengetahui arti dari nazar. Nazar adalah sebuah janji yang dibuat seseorang untuk melakukan sesuatu apabila sudah mencapai suatu tujuan. Nah, oleh karena itu jadi bisa disimpulkan bahwa pengertian puasa nazar adalah puasa yang dijanjikan atau diikrarkan oleh seseorang apabila mereka berhasil mencapai tujuan mereka. Kurang lebih seperti itulah pengertian puasa nazar. Semoga kalian sudah paham ya! Sekarang mari kita lanjut membahas mengenai niat puasa nazar dan artinya.


Niat Puasa Nazar dan Artinya

Banyak sekali yang kebingungan mengenai apakah nazar ini harus dilafadzkan atau tidak. Namun beberapa ustad ada yang berpendapat bahwa tidak perlu dilafadzkan yang berarti diucapkan didalam hati juga sudah cukup. Namu sebagian ada juga yang berpendapat bahwa jika ingin bernazar itu diwajibkan untuk melafadzkan niatnya.

Jadi untuk berjaga-jaga, lebih baik kalian membaca niat puasa nazar terlebih dahulu sebelum bernazar. berikut ini adalah bacaan niat puasa nazar dan artinya.

نويت صوم النذرلله تعلى
“Nawaitu Shauma Nadzri Lillahi Ta’aala”

Artinya: Saya niat puasa nazar karena allah ta’aala.

Nah itulah dia bacaan niat puasa nazar dan artinya. Jadi akan lebih baik apabila kalian membaca niatnya terlebih dahulu sebelum bernazar. Baiklah, sekarang kami akan lanjut membahas mengenai bacaan niat berbuka puasa nazar dan artinya.


Niat Berbuka Puasa Nazar dan Artinya

Bagi kalian yang kebingungan mengenai bacaan niat berbuka puasa nazar, sebenarnya bacaannya sama seperti niat buka puasa pada saat bulan ramadhan yang berbunyi:

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
"Allahumma laka sumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa Ar-hamarrohimiin"

Artinya: Ya Allah karenaMu aku berpuasa, dengan Mu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.

Itulah dia bacaan niat berbuka puasa nazar dan artinya. Selanjutnya kami akan menjelaskan mengenai hukum puasa nazar. Disimak baik-baik ya!


Hukum Puasa Nazar

Sebenarnya tidak ada hukum yang mewajibkan untuk melaksanakan puasa nazar ini. Namun apabila kalian telah bernazar untuk melaksanakan puasa nazar maka kalian diwajibkan untuk melaksanakannya. Seperti perkataan yang seringkali kita semua dengar yaitu janji harus ditepati. Sebagaimana yang sudah disebutkan dalam QS. Al-Insan ayat 7 yang berbunyi:

يُوفُونَ بِالنَّذْرِ وَيَخَافُونَ يَوْمًا كَانَ شَرُّهُ مُسْتَطِيرًا
"yuufuuna bialnnadzri wayakhaafuuna yawman kaana syarruhu mustathiiraan"

Artinya: Mereka menunaikan Nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.

Jadi, kesimpulan dari hukum puasa nazar ini adalah wajib apabila kalian sudah bernazar untuk melakukannya dan tidak wajib apabila kalian tidak pernah bernazar untuk melakukan puasa nazar. Semoga kalian sudah semakin paham ya. Selanjutnya kami akan membahas mengenai hari dilarang puasa nazar.


Hari Dilarang Puasa Nazar

Tentu saja terdapat beberapa hari yang dimana kita tidak diperbolehkan untuk melaksanakan puasa pada hari tersebut. Hari dilarang puasa nazar diantaranya adalah:

1. Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha

Pada saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha sudah jelas kita semua dilarang untuk berpuasa. Jadi ini juga termasuk hari dilarang puasa nazar. Sebagaimana yang telah disebutkan oleh Umar bin Khattab yang berbunyi:

"Dua hari ini adalah hari yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam larang untuk berpuasa di dalamnya yaitu Idul Fithri, hari di mana kalian berbuka dari puasa kalian. Begitu pula beliau melarang berpuasa pada hari lainnya, yaitu Idul Adha di mana kalian memakan hasil sesembelihan kalian."

2. Hari Tasyriq (11-13 Dzulhijjah)

Hari dilarang puasa nazar yang selanjutnya adalah pada saat hari tasyriq (11-13 Dzulhijjah). Sebenarnya bukan hanya hari dilarang puasa nazar saja tetapi semua jenis puasa. Banyak para ulama yang berpendapat seperti ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ‏‎ ‎أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Artinya: Hari-hari tasyriq adalah hari makan dan minum.

3. Hari Jum'at

Hari Jum'at adalah hari dimana kita dilarang untuk berpuasa termasuk untuk melakukan puasa nazar. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

لاَ يَصُمْ أَحَدُكُمْ يَوْمَ‏‎ ‎الْجُمُعَةِ إِلاَّ أَنْ يَصُومَ‏‎ ‎قَبْلَهُ أَوْ يَصُومَ بَعْدَهُ

Artinya: Janganlah salah seorang di antara kalian berpuasa pada hari Jum’at kecuali jika ia berpuasa pada hari sebelum atau sesudahnya.

Itulah dia hari dilarang puasa nazar yang dapat kami sampaikan kepada kalian semua pembaca setia Pintarkan. Semoga kalian semua bisa mengingatnya, agar tidak melaksanakan puasa pada saat hari-hari tersebut.


Penutup

Tidak terasa kita sudah sampai dipenghujung artikel kami kali ini yang membahas mengenai pengertian puasa nazar dan juga niat, hukum, beserta hari dilarang puasa nazar. Bagaimana nih, apakah kalian sudah mulai mengerti setelah membaca artikel kami mengenai pengertian puasa nazar ini?

Kami sangat berharap sekali kalian sudah mulai memahaminya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian semua para pembaca setia pintarkan. Dan kami juga berharap agar artikel kami kali ini bisa membantu kalian dalam menyelesaikan tugas kalian disekolah ataupun sekedar menambah ilmu pengetahuan kalian.

Sekian artikel mengenai pengertian puasa nazar, jangan lupa untuk bagikan artikel ini kepada teman ataupun keluarga kalian agar bisa lebih bermanfaat. Sampai jumpa dipostingan kami yang selanjutnya, teruslah semangat dalam menuntut ilmu!
Loading...