U2FsdGVkX19yqg4zgujTU1FZc57GerP0WSIm+52ZEaSeqA8P7e4E+jXFAuaEXV5aRefvlQlygbeFp/0Gp5iVKg==
Perbedaan Gonosom dan Autosom

Perbedaan Gonosom dan Autosom – Halo pembaca setia Pintarkan! Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai mata pelajaran Biologi nih. Atau lebih spesifiknya, kami akan membahas mengenai perbedaan Gonosom dan Autosom. Tentu saja semuanya akan kami bahas secara lengkap dan juga terperinci.

Dimulai dari pengertian , fungsi dan juga contohnya. Kami membuat materi ini dengan tujuan agar kalian semua bisa lebih menguasai materi ini dan bisa mengetahui apa saja perbedaan gonosom dan autosom. Dan semoga juga artikel kami kali ini bisa menambah wawasan kalian sehingga bisa membuat kalian bisa lebih mudah dalam mengerjakan tugas sekolah ataupun pekerjaan rumah. Tanpa bicara panjang lebar lagi, yuk kita mulai penjelasannya dari pengertian gonosom terlebih dahulu.

BACA JUGA: Struktur DNA dan RNA Beserta Pengertiannya

Perbedaan Gonosom dan Autosom

Perbedaan Gonosom dan Autosom
Gambar Gonosom

Pengertian Gonosom

Apa itu Gonosom? Gonosom adalah kromosom yang menentukan jenis kelamin atau bisa juga disebut Kromosom Seks. Bentuk pasangan antara kromosom X dan Y tentu saja berbeda. Kromosom X bentuknya lebih panjang (Haploid) sedangkan Kromosom Y bentuknya lebih pendek (Haploid) dan juga jumlahnya pun hanya sepasang. Kurang lebih seperti itulah pengertian gonosom.

Perbedaan Gonosom dan Autosom
Gambar Autosom

Pengertian Autosom

Apa itu Autosom? Autosom adalah kromosom juga hanya saja Autosom ini tidak menentukan jenis kelamin. kromosom tubuh dan tidak menentukan jenis kelamin. Autosom memiliki bentuk pasangan antara jantan dan betina, selain itu juga Autosom memiliki jumlah n – 1 atau 2n – 2 yang sifatnya Diploid. Itulah dia penjelasan mengenai pengertian autosom. Sekarang, kita akan lanjut membahas mengenai fungsi gonosom.

Nah itulah dia perbedaan gonosom dan autosom berdasarkan pengertiannya.


Fungsi Gonosom

Seperti yang sudah disebutkan diatas, fungsi gonosom adalah untuk menentukan jenis kelamin pada individu jantan atau betina (Hewan) atau pria atau wanita (Manusia).

Fungsi Autosom

Fungsi autosom adalah Untuk menentukan ciri-ciri tubuh dari suatu individu.

Nah itulah dia penjelasan mengenai fungsi gonosom dan juga fungsi autosom, cukup singkat padat dan jelas bukan? Semoga kalian bisa paham dengan mudah ya. Sekarang kita lanjut ke contoh Autosom dan Gonosom.

Itulah dia perbedaan gonosom dan autosom berdasarkan fungsinya.

Contoh Autosom dan Gonosom (Cacat Bawaan)

1. Cacat Bawaan yang Bersifat Autosom

  • Brakidaktili: Brakidaktili adalah keadaan dimana manusia memiliki jari-jari yang pendek dari pada umumnya. Hal tersebut bisa terjadi karena pendeknya tulang tulang pada ujung jari sehingga tumbuh menjadi satu. 
  • Albino: Albino adalah keadaan dimana pigmentasi tubuh pada manusia tidak terbentuk. Orang yang memiliki kelainan Albino ini sangat peka atau sensitif sekali terhadap cahaya yang berintensitas tinggi. Selain itu, kelainan ini juga disebabkan karena tubuh manusia tersebut tidak memiliki gen yang bisa membentuk enzim untuk mengubah tirosin menjadi pigmen pembentuk warna kulit atau melanin.
  • Polidaktili: Polidaktili adalah keadaan dimana jumlah jari tangan atau kaki lebih dari normal. 

2. Cacat Bawaan yang Bersifat Gonosom

  • Hemofilia: Hemofilia adalah kelainan yang menyebabkan terhambatnya proses pembekuan darah. Hal itulah yang menyebabkan apabila seseorang yang memiliki kelainan ini terluka,maka akan mengakibatkan kehabisan darah yang lebih cepat sehingga dapat menyebabkan kematian.
  • Buta Warna: Buta Warna ini terbagi kedalam beberapa jenis diantaranya adalah buta warna total dan juga buta warna parsial. Buta warna total adalah keadaan dimana pengidapnya tidak bisa melihat warna apapun selain hitam dan putih. Sedangkan buta warna parsial adalah keadaan dimana pengidapnya tidak bisa membedakan beberapa warna saja seperti warna biru, merah, dan juga hijau.
  • Anodontia: Anodontia adalah keadaan dimana gigi tidak dapat tumbuh selamanya. Umumnya Anodontia ini sering terjadi pada pria. Pengidap Anodontia ini biasanya juga sangat sulit untuk berkeringat.

Penutup

Setelah membaca perbedaan gonosom dan autosom berdasarkan pengertian, fungsi dan contohnya tentu saja kalian sudah semakin paham kan? Oleh karena itu kami tentu sangat berharap sekali agar artikel kami kali ini bisa bermanfaat dan juga membantu kalian semua.

Semoga tugas sekolah atau pekerjaan rumah kalian bisa diselesaikan dengan mudah berkat postingan kami kali ini. Baiklah kami rasa cukup sekian dulu artikel kami mengenai perbedaan gonosom dan autosom ini, apabila artikel ini dirasa bermanfaat jangan lupa untuk bagikan kepada teman atau keluarga kalian semua. Teruslah semangat dalam menuntut ilmu!
Loading...