U2FsdGVkX19yqg4zgujTU1FZc57GerP0WSIm+52ZEaSeqA8P7e4E+jXFAuaEXV5aRefvlQlygbeFp/0Gp5iVKg==
Pengertian Sintesis Protein dan Proses Sintesis Protein

Pengertian Sintesis Protein dan Proses Sintesis Protein – Halo pembaca setia Pintarkan! Pada kesempatan kali ini kami akan membahas materi lengkap untuk mata pelajaran Biologi. Biasanya materi ini akan diajarkan disekolah apabila kalian sudah menginjak kelas XII SMA. Nah oleh karena itu kami sangat tertarik sekali untuk membahas dan juga membagikan materi ini kepada kalian semua.

Jadi kali ini akan membuat artikel mengenai pengertian Sintesis Protein dan juga proses Sintesis Protein. Artikel ini kami buat dengan harapan agar kalian semua bisa semakin menguasai materi ini dan tentu saja untuk membantu pengerjaan tugas sekolah kalian.


Pengertian Sintesis Protein

Apa itu Sintesis Protein? Jadi Sintesis Protein ini adalah proses pembentukan partikel protein dalam bahasan biologi molekuler yang didalamnya melibatkan sistesis RNA yang dipengaruhi oleh DNA. Atau agar lebih mudah dipahami, jadi Sintesis Protein adalah proses untuk mengubah asam amino yang terdapat dalam linear menjadi protein dalam tubuh.

Yang dimana untuk merubah Asam Amino ini menjadi protein itu sangat membutuhkan peran dari RNA, DNA, dan juga Enzim. Intinya materi sintesis protein ini menjelaskan kita mengenai bagaimana makanan yang kita cerna akan diolah menjadi energi. Nah, sudah kebayang kan?


Proses Sintesis Protein

Nah mari kita lanjut lagi ke materi sintesis protein yang selanjutnya. Sekarang kami akan membahas mengenai proses sintesis protein secara singkat namun lengkap. Hmm maksudnya gimana? Jadi kami akan membahasnya seringkas mungkin namun materi yang kami sampaikan akan kami jelaskan sejelas jelasnya. Jadi agar kalian semua semakin mudah dalam memahaminya.

Jadi, proses Sintesis Protein ini secara umum ada 3 tahapan yaitu, Tahap Replikasi DNA, Tahap Transkripsi, dan juga Tahap Translasi. Yuk simak pembahasan kami mengenai ketiga tahapan tersebut.

1. Replikasi DNA

Pengertian Sintesis Protein dan Proses Sintesis Protein

Pertama, kita akan membahas terlebih dahulu mengenai pengertian Replikasi DNA. Jadi, Replikasi DNA adalah proses sintesis DNA baru yang terjadi di dalam nukleus sel. Pada proses replikasi DNA ini membutuhkan bantuan dari enzim. Nah enzim yang bertugas dalam proses replikasi DNA ini adalah enzim helikase. Enzim Helikase ini memiliki peran untuk melepaskan basa dan juga ikatan hidrogen yang terdapat pada rangkaian DNA.

Nah selanjutnya, pada saat proses replikasi berlangsung, induk DNA ini akan membentuk anak DNA. Yang dimana bentuk dari anak DNA ini akan sama dengan induknya. Jadi sekarang kita dapat menarik kesimpulan bahwa induk DNA ini memiliki tugas untuk membentuk DNA baru. Bagaimana, paham kan?

2. Transkripsi

Pengertian Sintesis Protein dan Proses Sintesis Protein

Seperti biasa kami akan membahas terlebih dahulu mengenai pengertian Transkripsi. Jadi Transkripsi adalah tahap dimana DNA akan membentuk RNA dengan cara menguraikan kode genetik yang berasal dari DNA.

Pada tahapan ini, RNA yang dihasilkan ada 3 jenis yaitu: 


  • mRNA
  • tRNA
  • rRNA

Proses Transkripsi ini berlangsung di dalam sitoplasma dan juga diawali dengan proses pembukaan rantai ganda yang dimiliki oleh DNA dan dibantu dengan enzim yang bernama RNA polimerase.

Pada tahap ini terdapat rantai tunggal yang bertugas sebagai rantai sense, sedangkan rantai lain yang berasal dari pasangan DNA dinamakan rantai anti sense. Tahap transkripsi sendiri terbagi atas 3 tahap, yaitu tahap inisiasi, elongasi dan terminasi. Sampai sini apakah sudah paham? kalau sudah mari kita lanjut ke pembahasan yang selanjutnya.

Tahapan Transkripsi ini terbagi dalam 3 tahap juga. 3 Tahapan tersebut adalah Tahap Inisiasi, Tahap Pemanjangan, dan juga Tahap Akhir. Nah kami juga akan membahas ketiga tahapan tersebut secara satu persatu dan lengkap.

1. Tahap Inisiasi

Proses sintesis protein transkripsi yang pertama adalah Tahap Inisiasi atau biasa juga disebut Tahap Permulaan. Bagi kalian yang belum tau, pada saat proses replikasi itu terdapat daerah yang disebut sebagai pangkal replikasi, lalu pada proses transkripsi juga dikenal nama promoter yang merupakan wilayah DNA yang digunakan sebagai tempat melekatnya RNA polimerase untuk melakukan transkripsi.

Setelah itu akan terdapat proses dimana RNA kemudian akan melekat dengan promoter, lalu promoter akan mengikat kumpulan protein yang kemudian proses ini disebut sebagai faktor transkripsi. Dari sini, RNA polimerase, promoter dan juga faktor transkripsi ini disebut sebagai kompleks inisiasi transkripsi. Dan selanjutnya RNA polimerase akan bertugas membuka rantai ganda yang dimiliki oleh DNA.

2. Tahap Pemanjangan

Proses sintesis protein transkripsi yang selanjutnya yaitu Tahap Pemanjangan. Tahap Pemanjangan ini terjadi ketika RNA polimerase sudah membuka rantai ganda DNA. Yang dimana RNA tersebut akan menyusun uraian nukleotida-nukleotida RNA dengan ketentuan arah 5′ ke 3′. Pada tahap ini, RNA akan mengalami pemanjangan diri seiring dengan proses pembentukan pasangan DNA dengan basa nitrogen.

Pada RNA tidak terdapat yang namanya basa pirimidin timin (T), akan tetapi memiliki urasil (U). Oleh karena itu, RNA kemudian akan membentuk pasangan basa urasil dengan bantuan adenin yang terdapat pada rantai DNA.

Lalu didalam rantai RNA ini terdapat 3 jenis basa, yaitu guanin, sitosin dan adenin, dimana nantinya 3 basa ini akan berpasangan dengan basa komplemen yang sudah ditetapkan sesuai dengan aturan pasangan basa. Pada tahap ini, adenin nantinya akan berpasangan dengan urasil, sedangkan guanin akan berpasangan dengan sitosin.

3. Tahap Akhir

Proses sintesis protein transkripsi yang terakhir ini adalah Tahap Akhir, yang dimana setelah tahap transkripsi selesai, rantai DNA akan menyatu kembali seperti semula, lalu RNA polimerase akan lepas dari rantai DNA. RNA yang terlepas dari DNA tersebut kemudian akan membentuk RNA m yang baru.

Setelah itu, tepatnya didalam sel prokariotik, RNA hasil dari transkripsi akan berperan aktif sebagai RNA m. Akan tetapi, RNA yang dihasilkan dari transkripsi kode akan menjadi RNA m yang akan aktif setelah melalui tahap tertentu. Dari sini dapat disimpulkan bahwa pada rantai tunggal RNA m memiliki beberapa urutan basa nitrogen. Nah dan pada ketiga jenis urutan dari basa nitrogen yang terdapat pada nukleotida RNA m hasil dari transkripsi akan disebut sebagai kodon atau triplet.

3. Translasi


Nah sekarang kita telah sampai pada proses sintesis protein yang terakhir yaitu Translasi. Translasi adalah sintesis protein dari RNA. Proses translasi ini terjadi pada sitoplasma dalam ribosom. Sekedar mengingatkan kembali, Ribosom adalah sub unit kecil dan besar yang mengelilingi mRNA.

Dalam proses translasi, mRNA diterjemahkan yang akan menghasilkan polipeptida tertentu. Nah, proses inilah yang menggunakan urutan mRNA sebagai template untuk sintesis rantai asam amino untuk membentuk protein. Mekanisme translasi berlangsung dalam tiga tahap. Ketiga tahap tersebut diantaranya adalah Inisiasi., Elongasi dan juga Terminasi.

1. Inisiasi

Proses sintesis protein Translasi yang pertama adalah Inisiasi. Tahap inisiasi ini adalah tahap dimana molekul mRNA yang dimodifikasi akan masuk ke proses translasi. Molekul mRNA ini akan mengikat ribosom pada situs tertentu. Sementara itu, Ribosom terdiri dua unit, yang pertama adalah subunit kecil dan yang kedua adalah subunit besar. Ribosom juga memiliki situs khusus untuk pengikatan mRNA dan dua lokasi untuk mengikat molekul tRNA.

Nah setelah itu, Molekul Inisiator tRNA yang mengenali urutan kodon spesifik pada molekul mRNA dan mengikat urutan yang sama dari mRNA. Pada sebuah subunit besar ribosom mengikat kompleks yang baru dibentuk ini molekul Inisiator tRNA mengikat dan berada pada lokasi P ribosom meninggalkan yang lain situs A terikat atau terbuka.

Dan pada saat molekul tRNA mengenali kodon berikutnya pada molekul mRNA, menempel ke situs A pada ribosom. Dan setelah itu akan ada pembentukan ikatan peptida yang menghubungkan asam amino dari tRNA di situs P dengan asam amino dari tRNA terikat di situs A.

2. Elongasi

Proses sintesis protein Translasi yang selanjutnya adalah Elongasi. Elongasi ini adalah tahapan dimana ribosom bergerak sepanjang urutan molekul mRNA, molekul tRNA terikat di lokasi P tidak terikat atau akan dilepaskan dan tRNA terikat di situs A akan translokasi ke situs P dari ribosom tersebut. 

Nah sehingga Translokasi inilah yang akan membuat situs A ribosom kosong, tetap begitu sampai molekul tRNA lain mengenali urutan kodon mRNA yang baru dan mengikat ke posisi terbuka. Dan pada tahapan inilah pola yang terus-menerus dengan molekul tRNA dilepaskan dari tRNA kompleks dan molekul baru mengikat ribosom dan rantai asam amino tumbuh.

3. Terminasi

Akhirnya kita telah sampai pada proses sintesis protein Translasi yang terakhir yaitu Terminasi. Terminasi ini adalah proses translasi pada ribosom dengan menerjemahkan mRNA sampai mencapai kodon terminasi pada molekul mRNA.

Ada pertumbuhan yang berkelanjutan dari rantai protein selama proses ini, protein ini disebut rantai polipeptida dan dilepaskan dari molekul tRNA dan ribosom mendapatkan kembali ke subunit besar dan kecil.

Rantai polipeptida yang baru terbentuk mengalami beberapa modifikasi sebelum menjadi protein yang berfungsi penuh. Nah bagaimana nih, pada paham kan?


Penutup

Mungkin sekian dulu materi biologi mengenai pengertian Sintesis Protein dan juga Proses Sintesis protein yang dapat Pintarkan sampaikan. Semoga dengan adanya materi sintesis protein ini bisa bermanfaat untuk kalian semua sekaligus menambah wawasan dan juga membantu kalian semua dalam pengerjaan tugas disekolah.

Apabila kalian merasa materi sintesis protein ini bermanfaat, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan kalian atau kepada keluarga kalian. Teruslah sebarkan ilmu yang bermanfaat kepada semua orang. Terima kasih, dan salam sejahtera untuk kita semua.

Loading...